Select Page

Kenaikan harga BBM mungkin membuat Anda lebih memperhatikan biaya yang harus dikeluarkan saat mengisi bahan bakar kendaraan. Mengetahui konsumsi bahan bakar kendaraan bisa membantu Anda memaksimalkan efisiensi BBM. Namun, bagaimana cara menghitungnya? Dalam artikel ini, kami akan menunjukkan cara menghitung konsumsi bahan bakar kendaraan dengan 2 rumus sederhana dan memberikan tips cara meningkatkan efiesiensi kendaraan. Simak lebih lanjut!

Menghitung Konsumsi Bahan Bakar

Rumus konsumsi bahan bakar adalah “Jumlah Kilometer dibagi slot deposit 10 ribu tanpa potongan dengan Jumlah Bahan Bakar Terpakai”. Konsumsi bahan bakar sebuah mobil dihitung dari jumlah kilometer dibagi liter bensin yang terpakai. Jika Anda tahu berapa jauh Anda berkendara serta kapasitas maksimum tangki bahan bakar Anda, Anda tinggal membagi jumlah kilometer dengan jumlah liter.
Waktu terbaik untuk mengukur konsumsi bahan bakar mobil Anda adalah tepat setelah mengisi bensin.

Reset ride meter mobil Anda setelah mengisi bensin. Mobil-mobil version baru biasanya dilengkapi dengan sejenis odometer yang kapan pun bisa direset kembali ke angka 0 (disebut sebagai journey meter). Odometer ini biasanya terletak di dasbor, di dekat speedometer atau di layar bagian tengah. Di dekat odometer ini biasanya akan ada suatu tombol yang Anda bisa pencet dan tahan untuk mengembalikan hitungan ke angka zero. Sebelum mengisi bensin, reset odometer ke angka 0, lalu perhatikan angka di odometer ketika Anda perlu kembali mengisi bensin. Ini adalah jumlah kilometer yang sudah ditempuh kendaraan Anda sejak kali terakhir mengisi bensin.

experience meter Anda akan menampilkan angka “zero kilometer”. Jika mobil Anda tidak dilengkapi experience meter, Anda bisa merekam jumlah kilometer mobil Anda sebagai “Jarak Tempuh Awal”. Misalnya, jika odometer mobil Anda menunjukkan angka 10.000 ketika mengisi bensin, tuliskan “10.000”.

Kendarai mobil Anda hingga tangki bensin hampir kosong. Anda bisa melakukan penghitungan ini berapa pun jumlah bensin yang tersisa di mobil Anda. Akan tetapi, semakin sedikit bensin yang tersisa, penghitungan Anda juga akan semakin akurat.

Isi kembali bahan bakar kendaraan dan catat jumlah pengisian bahan bakar Anda dalam liter. Isi penuh tangki bahan bakar Anda dan perhatikan berapa liter bensin yang Anda butuhkan. Angka ini adalah “Jumlah Konsumsi Bahan Bakar” kendaraan Anda.
Anda harus mengisi tangki bahan bakar Anda hingga penuh. Jika tidak, Anda takkan tahu seberapa banyak bensin yang dihabiskan mobil Anda sejak pengisian terakhir.

Catat jarak tempuh di odometer setelah mengisi kembali bahan bakar kendaraan. Setelah mengisi kembali bahan bakar kendaraan, catat jarak tempuh pada odometer. Inilah “Jarak tempuh” Anda. [1]
Jika mobil Anda tidak dilengkapi experience meter, kurangi jarak saat ini dengan jarak awal untuk mengetahui jarak tempuh Anda. Jika jarak awal Anda adalah 10.000 km dan saat ini pada odometer tercatat 10.250 km, berarti jarak tempuh Anda adalah 250 km dengan satu tangki bahan bakar.

Bagi jarak tempuh kendaraan dengan jumlah konsumsi bahan bakar. Misalnya, jika Anda menempuh 300 kilometer sebelum kembali mengisi bensin, dan Anda perlu mengisi bensin sebanyak 15 liter, maka konsumsi bahan bakar kendaraan Anda adalah 1:20, atau 20 kilometer consistent with 1 liter (300 km / 15 l = 20 km/l).

  • Rumusnya sama untuk ukuran mil dan galon.

Untuk mengetahui seberapa banyak bahan bakar yang mobil Anda gunakan, penghitungannya harus bermula sejak tangki penuh, kemudian berkurang, lalu hingga tangki kembali penuh.

Berlatih menghitung dengan contoh. Misalnya, odometer Joko menunjukkan angka 23.500 dengan tangki bensin penuh. Setelah berkendara selama beberapa hari, ia perlu mengisi bensin. Di odometer tertulis 23.889, dan Joko membutuhkan 20 liter bensin untuk mengisi tangki mobilnya hingga penuh. Berapa banyak konsumsi bahan bakar mobil Joko?

  • Konsumsi BBM = (Jarak Tempuh Akhir – Jarak Tempuh Awal) / Jumlah Konsumsi Bahan Bakar
  • Konsumsi BBM = (23.889 km – 23.500 km) / 20 l
  • Konsumsi BBM = 389 km / 20 l
  • Konsumsi BBM = 19,forty five km/l atau rasio 1:19,five